EVALUASI TENGAH PERIODE
Selasa, 19 Agustus 2025 Himpunan Mahasiswa Jurusan Teknik Lingkungan UIN Walisongo Semarang meengadakan ETP (Evaluasi Tengah Periode) yang menandai setengahnya peridoe kabinet mandala cipta. Garis besar acara ini untuk mengingat kembali apa yang sudah dicapai dan mengevaluasi setengah daripada kepengurusan kemudian mempersiapkan sisa kepengurusan yang ada untuk lebih baik ataupun arah dari kepengurusan apakah sudah benar dengan mempertimbangkan visi misi dan AD/ART Himpunan.
Acara bertempat di Theather Fakultas
sains dan Teknologi Kampus 3 UIN Walisongo Semarang, acara dimulai pada pukul
08.00 WIB, dalam ETP kali ini mengundang pihak non pengurus yang sidatnya
sebagai penimbang organisasi, diantaranya DPO (Dewan Penasehat Organisasi),
Ketua Angkatan Mahasiswa Teknik lingkungan, dan peberitahuan ke pihak dosen
maupun senat, dema, rekan-rekan Himpunan di Fakultas sains dan teknologi.
Aura Azzahra Sunardi selaku Ketua
Pelaksana dalam sambutanya menyampaikan terima kasih kepada seluruh garda yang
telah meluangkan waktu, terutama di hari libur, untuk mengikuti Evaluasi Tengah
Periode. Disampaikan pula bahwa ETP ini bukan sekadar forum evaluasi, melainkan
wadah refleksi bersama untuk meninjau kembali apa yang telah berjalan baik,
memperbaiki kekurangan, serta merumuskan langkah yang lebih terarah di sisa
kepengurusan. Dalam kata penutupnya saudara Aura mengatakan “jika dalam proses
itu luka, maka bertahan itu adalah cinta”, menegaskan bahwa apabila dalam
perjalanan ini terdapat luka ataupun hambatan, maka bertahan dan terus
melangkah adalah bentuk cinta terhadap himpunan dan komitmen untuk mencapai
puncak periode dengan hasil yang terbaik
Sambutan Kedua dari ketua himpunan
Muhammad Rafly Khairunnizam, yang mengatakan ETP ini diibaratkan sebagai Kapal
yang berhenti sebentar disebuah pulau, para garda (sebutan untuk pengurus)
berhenti sebentar untuk istirahat dan dalam pulau tersebut mereka garda
himpunan mencoba merefleksi diri bagaimana setengah perjalanan ini apakah sudah
semaksimal mungkin dalan kinerja ataupun ada kesalahan-kesalahan yang bisa
diubah maupun diminimalisir yang nantinya bisa dihadapkan kembali dalam
perjalanan kapal kedepan. Kemudian hal yang paling penting dalam sebuah
peringatan kepengurusan ini bahwa kapal yang dinahkoda apakah sudah di jalur
yang benar, apakah sudah berlayar semestinya dari perjalanan panjang. kemudian
dalam pemberhentian pelabuan terakhir sudah tepat maupun membawa goals dari apa
yang telah dirancang dari titik awal.
Acara pertama merupakan pembahasan
dari tiap departemen yang berfokus pada program kerja yang telah terlaksana
maupun yang belum terlaksana, serta kendala yang dihadapi selama
pelaksanaannya. Setiap departemen tentunya memiliki evaluasi dan hambatan yang
berbeda, begitu pula dengan Badan Pengurus Harian (BPH) yang turut menyampaikan
laporan kinerjanya secara khusus. Setelah itu, acara berlanjut pada sesi kedua
yang merupakan evaluasi kinerja internal tiap departemen, dimulai dari staf
muda, staf ahli, sekretaris departemen, hingga koordinator departemen. Terdapat
perbedaan mekanisme dalam evaluasi BPH dibandingkan dengan departemen lainnya,
yaitu dilakukan secara individu mulai dari Bendahara I dan II, Sekretaris I dan
II, Wakil Ketua Himpunan, hingga Ketua Himpunan. Dalam pelaksanaannya, evaluasi
diawali dengan penyampaian refleksi pribadi dari masing-masing departemen,
kemudian dilanjutkan dengan pengisian formulir melalui g.form untuk memberikan
evaluasi terhadap departemen lain. Hasil evaluasi tersebut dibacakan secara
langsung satu per satu oleh moderator Evaluasi Tengah Periode, sehingga seluruh
garda dapat mengetahui sekaligus menanggapi masukan yang diberikan.
Dengan terselenggaranya Evaluasi
Tengah Periode (ETP) ini, diharapkan seluruh garda Himpunan dapat lebih
memahami posisi dan perannya dalam perjalanan organisasi, menyadari kekuatan
serta kekurangan yang ada, dan bersama-sama berkomitmen untuk memperbaiki serta
mengoptimalkan kinerja hingga akhir periode kabinet Mandala Cipta. Evaluasi ini
bukan sekadar forum menilai, tetapi juga menjadi ruang refleksi, konsolidasi,
dan peneguhan arah agar setiap langkah yang ditempuh tetap selaras dengan
visi-misi serta AD/ART himpunan. Harapannya, sisa perjalanan kapal kepengurusan
ini dapat dijalani dengan lebih solid, penuh semangat, dan membawa Himpunan
Mahasiswa Jurusan Teknik Lingkungan UIN Walisongo Semarang berlayar menuju
tujuan yang telah dirancang sejak awal, dengan hasil yang terbaik untuk seluruh
anggotanya.
Comments
Post a Comment