KUNJUNGAN INDUSTRI HMJ TEKNIK LINGKUNGAN UIN WALISONGO SEMARANG KE BALAI IPAL SEWON YOGYAKARTA
Pelaksanaan
kunjungan industri merupakan program kerja dari departemen Jaringan Luar
Himpunan Mahasiswa Jurusan Teknik Lingkungan UIN Walisongo Semarang. Kunjungan industri
ke Balai Instalasi Pengolahan Air Limbah (Balai IPAL) Sewon ini dilaksanakan
oleh seluruh anggota HMJ Teknik Lingkungan UIN Walisongo Semarang.
Sejak tahun
1936, Daerah Istimewa Yogyakarta telah dibangun jaringan pembuangan air limbah
sepanjang ± 110 km tetapi pencemaran karena limbah masih dibuang secara
langsung ke sungai-sungai melintasi kota. Dipilihnya Balai Instalasi Pengolahan
Air Limbah (Balai IPAL) karena pengolahan produksi limbah rumah tangganya
mencapai 110.000 jiwa dengan volume 15.500 m3/hari dan diatas
lahan seluas 6,7 Ha.
IPAL Sewon
dibangun pada tahun 1994-1995 yang terpusat di Kecamatan Sewon Kabupaten Bantul
berasal dari hibah pemerintah Jepang melalui Departemen Pekerjaan Umum senilai
59 miliar. Pada tahun 2009 IPAL Sewon berstatus Balai IPAL merupakan Unit
Pelaksana Teknis Daerah PU Perumahan dan ESDM. Tugas dan fungsi BIPAL untuk
menyelenggarakan pengelolaan air limbah rumah tangga. Cakupan layanan hampir
seluruh wilayah kota Yogyakarta meliputi 14 kecamatan, sebagian wilayah di
Kabupaten Sleman (2 kecamatan), sebagian wilayah Bantul (3 kecamatan).
Selama
kegiatan kunjungan berlangsung Di Balai IPAL Sewon kita semua disuguhkan
berbagai penjelasan dari pihak BIPAL tentang bagaimana skematik penyaluran air
limbah dan lumpur tinja dari sambungan rumah, pekerjaan jaringan pipa sampai ke
Balai IPAL pembuangan. Semua mahasiswa menjadi mengetahui proses pengolahan air
limbah bermula dari sambungan rumah dan pipa lateral yang mengalirkan air
limbah menuju IPAL sampai lumpur kering yang dimanfaatkan untuk pupuk tanaman.
Salah satu
petugas Balai IPAL mengajak seluruh mahasiswa ketempat proses pengolahan
dan memberi pengarahan tentang penjelasan berbagai alat dan bak
pengendap untuk pengolahan limbah di BIPAL Sewon seperti screw pump
(pompa ulir), grict chamber (bak pengendap PSR), Kolam Fakulatif, Vacuum Pump,
Kapal Penyedot Lumpur. Seluruh mahasiswa aktif bertanya tentang manfaat, fungsi
dan proses pengolahan air limbah tersebut.
Selanjutnya
setelah kembali ke kampus UIN Walisongo Semarang, kami mendapatkan pengetahuan
bagaimana proses pengolahan air limbah dan lumpur tinja rumah tangga hingga pengaplikasinya
ke masyarakat. Kami juga mendapatkan kesempatan untuk mengadakan penelitian dan
kerjasama untuk program kerja lapangan mahasiswa (internship).
Comments
Post a Comment