ECO LIFE 2025
Pada hari Sabtu, tanggal 25 Oktober 2025, Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan Walisongo Semarang telah mengadakan acara telah dilaksanakan acara “Eco Life” Mengangkat Tema (Pemanfaatan Eco-Enzyme: Dari Limbah Dapur Menjadi Solusi Ramah Lingkungan). Acara ini diadakan di Amcor Lantai 2 Kampus III UIN Walisongo Semarang dan dimulai pada pukul 08.00 hingga pukul 10.00 WIB. Acara ini dihadiri oleh seluruh mahasiswa Teknik Lingkungan UIN Walisongo Semarang, serta narasumber yang luarbiasa dan berpengalaman dalam bidang Ecoezym, yaitu Ibu Zhaqraf Maulida.
Kegiatan dibuka dengan
sambutan-sambutan. Sambutan Pertama disampaikan oleh Ketua Panitia, Safira
Heidinisa, “Melalui pembuatan sabun Ecoenzyme, kita belajar bagaimana
mengubah limbah organik menjadi produk yang berguna, ramah lingkungan, dan
bahkan punya nilai ekonomi”. Ujar Safira selaku Ketua Panitia.
Sambutan Kedua
disampaikan oleh M. Rafly Khairunnizam selaku Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan
(HMJ) Teknik Lingkungan dalam sambutannya, Rafly menyampaikan “Melalui kegiatan
hari ini, kita tidak hanya akan menerima materi mengenai dasar dan manfaat eco-enzyme,
tetapi juga akan mengikuti praktik langsung pembuatannya dan penggunaannya
sebagai sabun alami. ECO LIFE tidak berhenti sampai di sini. Kegiatan
ini akan dilanjutkan dengan program Enviro Teach, yaitu pengajaran
tentang lingkungan di tingkat SMP. Lewat Enviro Teach, kita akan berbagi
ilmu dan menumbuhkan semangat peduli lingkungan kepada adik-adik, dengan topik
yang sama, yaitu eco-enzyme.
Kemudian memasuki materi
yang disapaikan oleh narasumber, beliau menyampaikan bagaimana sebagai generasi
emas, terkhsusnya sebagai mahasiswa Teknik Lingkungan harus prihatin dengan
keadaan di Indonesia dimana sampah organik yang sudah overload hingga
menyebabkan kerusakan di bumi. Melalui kegiatan pemanfaatan hasil pengolahan
sampah organik ini, diharapkan dapat mengurangi jumlah sampah organik di
Indonesia. Mulai dari hal kecil, yaitu memanfaatkan hasil dari pengolahan
sampah organik (eco-enzym) menjadi salah satu bahan utama pembuatan
sabun ramah lingkungan yang bermanfaat bagi manusia, namun juga tidak mencemari
ekosistem. Setelah penyampaikan materi menyerahkan sertifikat dan plakat kepada
ibu Zhaqraf Maulida. Kemudian sesi selanjutnya yaitu pembagian kelompok dengan
metode berhitung hingga terbagi menjadi 6 kelompok yang akan melakukan praktik
langsung cara pembuatan sabun yang baik dan aman bagi lingkungan dipandu oleh
ibu Zhaqraf. Kemudian ditutup pada pukul 10.45 WIB dengan sesi foto bersama
dengan menunjukkan hasil dari praktikum pembuatan sabun.
Dan kegiatan Eco Life ini belum selesai sampai di sini. Seperti yang sudah disampaikan oleh Mas Rafly selaku Ketua HMJ Teknik Lingkungan, kegiatan ini akan dilanjutkan dengan program “Enviro Teach”, dalam kegiatan ini kita akan melakukan pengajaran tentang lingkungan dan menumbuhkan semangat peduli lingkungan kepada adik-adik di tingkatt SMP, dengan topik yang sama, yaitu eco-enzyme.
Comments
Post a Comment